RAPUH
Dalam hidup ,
gak ada jaminan buat terus hidup bahagia.
Gak ada kepastian buat apapun.
Setiap orang bisa terlempar keluar ,
dari kotak rasa nyamanya secara tiba tiba. (Malaikat Tanpa sayap)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Seperti kehidupanku
saat ini.
Semua orang rasanya
seperti musuh.
Semua orang hanya
memikirkan egonya masing masing , tanpa memikirkan perasaanku.
Aku tertekan dengan
semua ini.
Aku
tak sanggup berpikir positif, tak sanggup tersenyum, bahkan tak sanggup lagi
buat hidup. Lantas siapa yang peduli??
Tidak ada sama
sekali.
Aku dan duniaku saat
ini seperti memerankan sebuah skenario film, dimana aku memerankan tokoh utama
sebagai orang yang selalu disakiti. Aku selalu berharap ini hanyalah mimpi . Namun sayang , inilah
skenario kehidupan nyata yang harus kumainkan sampai selesai. entah seperti apa
endingnya nanti.Aku berharap akan ada seseorang yang mengubah skenario
kehidupanku menjadi bahagia.
Terlahir dari
keluarga broken home, memang tidak enak. Bahkan sebagian besar anak hasil
perceraian kedua orangtuanya malah melampiaskan kekesalan mereka dengan
melakukan hal negatif. Aku berusaha tegar dan terus berpikir positif dengan
masalah ini. Meskipun tidak memiliki perhatian yang penuh dari ayah dan ibu,
karna kini aku dan adikku hanya tinggal berdua dirumah. Sementara mereka,
memilih tinggal bersama pasanganya masing masing dan memulai kehidupan baru.
Sungguh, ini bukan masalah bagi
kami. aku dan adikku tetap hidup secara normal, tetap bergaul dengan teman
sebaya, menghabiskan masa masa remaja kami dengan indah , bahkan terus berusaha
keras mengejar cita cita.
Namun
tidak begitu dengan orang di sekelilingku.
Mereka
beranggapan bahwa ini karma yang harus kuhadapi akibat perbuatan orangtuaku.
Bahkan di keluarga ibuku sendiri ,aku seperti tidak diijinkan bahagia.
Seperti
seminggu belakangan , aku yang sibuk dengan masalah pernikahan juga rutinitas
kerja yang padat, ditambah beban sindiran dari keluarga tentang pernikahanku,
semuanya menyatu di dalam otak sampai membeku dan membuat seluruh saraf
pemikiranku tak berfungsi.
“Kamu
mau menikah? Apa kamu tidak malu dengan keadaan keluargamu? Kamu tidak malu
dengan tingkah ibumu yang tukang kawin? Apa kamu tidak malu dengan keluarga
calonmu jika tau ibumu seperti itu? Bla..bla..bla…”
sindiran
itu terus aja mengalir dari mulut mereka. Aku mulai kehilangan
sarafku.tangisanku mulai tak bisa terbendung setiap hari.
Di
sisi lain , ayah juga tidak mau pernikahanku nanti didampingi ibu. Ayah minta
tanteku saja yang mewakili. Alasanya karena gak mau diomongin orang. Katanya
kasian kalo aku sakit hati lagi ,karena terus disindir orang. Sebenarnya ayah
kasian padaku , atau masih belum bisa ketemu dengan ibu lagi?? Entahlah..aku
juga tak mau menyakiti perasaan ayah , meski
aku juga berharap ibu bisa datang mendampingi saat pernikahanku nanti .Seperti
yang diinginkan keluarganya. Berharap ibu yang bisa mendampingiku , karena
semua orang ingin kenal keluargaku. Apa kata orang jika bukan ibu yang
mendampingimu?? Kata dia
Hhhhhhhhhh….
Aku
menarik nafas panjang, mencoba rileks dengan keadaan. Mencoba bangkit dari
keterpurukan. Kamarku penuh dengan berbagai bungkus cokelat, permen manis,
bahkan eskrim. Aku sengaja membeli banyak makanan manis, buat ngilangin rasa
sedih. Biasanya ini manjur , namun tidak kali ini.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Aku
Cuma seorang pemimpi ,yang terus bermimpi akan banyak hal.
Tapi
, akhir akhir ini , mimpi-mimpi yang
seringkali datang itu , bercerita tentang kehilangan , kesakitan , dan
kesendirian.
Aku
mau mimpi –mimpi berwarna itu datang lagi.
Bukan
Cuma hitam dan pekat yang selalu menghampiri tidurku
Ya
Tuhan , tolong kembalikan mimpi mimpi indahku lagi.(Soulmate.com)
2 komentar:
Onyet gak perduli mereka bilang apa tentang unyu, onyet percaya unyu 100%. onyet gak malu punya mertua seperti ibu atau bapak, onyet gak pusing latar belakang unyu gimana..
yang onyet mau itu unyu, buat unyu bahagia dan bisa melindungi unyu dari siapapun..onyet udah janji dalam hati sejak pertama onyet buat unyu nangis untuk melakukan apa saja untuk bisa melindungi unyu dari apapun itu dan itu juga alasan utama onyet untuk ngambil keputusan buat nikah..semangat y say..
Iyah..
makasih nyet. Mgkn krna gda onyet dsni makanya kt hadapi senidir masalah seberat ini. Gpp..msh bisa but move on kok:-D
Posting Komentar